Selasa, 25 september 2018

Kurikulum Akademik

Kurikulum Akademik


A.       Kurikulum

 

Berdasarkan perpres No. 8 tahun 2012 permendikbud  No 73 tahun 2013 tentang penarapan KKN1. Kurikulum program sarjana  adalah kurikulum pendidikan tinggi yang merupakan seperangkat rencana dan  pengaturan mengenai  isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara  penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana.   Kurikulum program sarjana terdiri atas:

1)   Kurikulum Inti, yaitu  bagian dari kurikulum pendidikan tinggi yang berlaku secara nasional untuk suatu program studi, yang memuat tujuan pendidikan, isi pengetahuan, dan kemampuan minimum yang harus dicapai  peserta didik dalam penyelesaian suatu  program studi.

2)   Kurikulum Lokal,  yaitu bagian dari kurikulum pendidikan tinggi yang berkenaan dengan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas perguruan tinggi yang bersangkutan.

 

Kurikulum yang berlaku di Universitas Suryakancana selalu ditinjau secara  berkala dan disesuaikan dengan  keperluan pasar dan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan ketentuan Mendiknas Nomor 045 tahun 2002 kurikulum yang digunakan di lingkungan Universitas Suryakancana Cianjur harus mengandung muatan 5 (lima)  kelompok  mata kuliah sebagai berikut:

(1) Kelompok Mata Kuliah Kepribadian (MPK)

(2) Kelompok Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)

(3) Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)

(4) Kelompok Mata Kuliah  Perilaku Berkarya (MPB)

(5) Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

 

Berdasarkan status akademiknya, mata kuliah dalam  kurikulum program sarjana  dikelompokkan  ke dalam dua kelompok, yaitu:

1)     Mata Kuliah Wajib,  adalah mata kuliah yang menunjang  pembentukan kompetensi profesional seorang lulusan perguruan tinggi  untuk memasuki kehidupan  bermasyarakat.  Mata kuliah wajib  terdiri atas kelompok Mata Kuliah umum (MPK), Mata Kuliah  Keilmuan dan Keterampilan (MKK), Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB), Mata Kuliah Perilaku Berkatya (MPB) dan Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB).  Kelengkapan jumlah mata kuliah wajib  yang diambil  dan kelulusan dari mata kuliah wajib  merupakan syarat  untuk lulus dari  program sarjana.

2)     Mata Kuliah  Pilihan, adalah  mata kuliah dari kelompok mata kuliah keahlian yang dapat diambil oleh mahasiswa untuk melengkapi  pembentukan  keahlian  program studinya serta dasar bagi pengembangan lebih lanjut.

 

B.       Satuan Kredit Semester

 

Kurikulum program sarjana di Fakultas Sains Terapan memiliki beban studi sekurang-kurangnya 144 satuan kredit semester (SKS)  dan sebanyak-banyaknya 160 SKS.  Satuan Kredit Semester  adalah ukuran yang digunakan untuk menyatakan (a) besarnya beban studi mahasiswa, (2)  ukuran keberhasilan  usaha kumulatif bagi suatu program  tertentu, dan (3)  ukuran untuk beban penyelenggaraan  pendidikan, khususnya bagi dosen.

 

Satu SKS  dengan metode kuliah meliputi tiga kegiatan per minggu selama satu semester, dengan rincian sebagai berikut:

(1)  Kegiatan tatap muka terjadwal  dengan dosen tertentu, misalnya kuliah yang dilakukan selama 50 menit.

(2)  Kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi tidak terjadwal  tetapi direncanakan, misalnya pekerjaan rumah, menyelesaikan soal-soal yang dilakukan selama 60 menit.

(3)   Kegiatan mandiri untuk mendalami, mempersiapkan, atau untuk tugas akademik lainnya, misalnya membaca referensi  yang dilakukan selama 60 menit.

 

Satu SKS untuk Praktek Keterampilan Profesi, praktek lapangan, kuliah kerja nyata dan magang  setara dengan 4-5 jam (4-5 kali 60 menit)  tiap minggu  dalam satu semester atau setara dengan 16-17 hari kerja atau setara dengan 1,5 – 2 bulan waktu penyelesaian.

 

Satu SKS untuk Penelitian dan penyusunan skripsi setara dengan 3-4 jam tiap hari dalam satu semester, atau 16-17 hari kerja.  Satu semester penelitian dan penyusunan skripsi (6 SKS) setara dengan 4 bulan.

 

C.       Beban Studi Mahasiswa

 

Beban studi mahasiswa dalam satu semester ditentukan atas dasar kemampuan mahasiswa itu sendiri, diukur berdasarkan indeks prestasi (IP) pada semester yang baru  berakhir.  Untuk mahasiswa semester pertama, beban studi ditetapkan antara 18-21 SKS.  Maksimum beban studi adalah 22 SKS dan minimum beban studi 12 SKS, kecuali bagi mahasiswa yang sisa beban studinya kurang dari 12 SKS. 

 

 

 

 

Tabel.  Beban studi maksimum tiap semester  yang dianjurkan sesuai dengan indeks prestasi (IP)  semester sebelumnya.

 

No

Indek Prestasi (IP)

Bebas Studi Maksimum (SKS)

1

≥ 2.76

22

2

2.00 - 2.75

21

3

<2.00

18


Informasi Lainnya